Diskusi "niyyat"oleh Punokawan dan Pandawa
Diskusi "niyyat"oleh Punokawan dan Pandawa Suatu pagi yang cerah di kerajaan Astina, Yudhisthira, sang bijaksana putra Raja Pandu, sedang duduk bersama saudara-saudaranya, Bhima, Arjuna, Nakula, dan Sahadeva. Mereka tengah berdiskusi tentang pentingnya niat dalam setiap perbuatan. Semar, yang selalu dekat dengan para pahlawan ini, tidak bisa tinggal diam mendengar pembicaraan mereka. Semar: (Sambil melangkah ke tengah-tengah) Apa yang sedang kalian diskusikan, wahai putra Pandu? Yudhisthira: (Ramah) Oh, Semar! Kami sedang membahas tentang betapa pentingnya niat dalam segala tindakan. Sepertinya kita akan mendengarkan wejangan bijak darimu. Semar: (Bersemangat) Betul sekali, wahai Yudhisthira! Niat adalah landasan dari segala amal perbuatan kita. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Rasulullah ﷺ, "إنَّما الأَعْمَالُ بِالنيَّاتِ" (innamal a'malu binniyat) yang berarti "Amal perbuatan ditentukan oleh niat." Bhima: (Sambil menyela) Tapi, Semar, apakah n...